“Kami berharap Bapak Gubernur dapat hadir dan membuka acara tersebut, dan kami juga berharap, meskipun Denmark adalah negara kecil, tapi Jawa Timur bisa melihat future collaboration yang cerah antara Denmark dan Jatim” harapnya.
Permintaan Klynge disambut positif oleh Pakde Karwo, dengan mantap, orang nomor satu di jajaran Pemprov Jatim itu menyatakan kesiapannya. “Ini merupakan sebuah kehormatan, jadi kami siap mendampingi kunjungan Ratu dan Pangeran Denmark di Surabaya” katanya.
Pakde Karwo menambahkan, selain PT. PAL dan PT ECCO, ia minta Ratu dan Pangeran juga bisa mengunjungi Pelabuhan Telok Lamong. “Pelabuhan Teluk Lamong adalah pelabuhan modern milik Jatim yang baru diresmikan oleh Presiden. Kami juga berharap kunjungan Ratu dan Pangeran tidak hanya dalam bisnis, tapi juga diperluas di bidang pendidikan dan kebudayaan” tuturnya.
Masih menurut Pakde Karwo, kunjungan Ratu dan Pangeran Denmark ke Jatim sudah tepat. Pasalnya, Jatim merupakan pusat logistic and connectivity Indonesia bagian timur dengan pasar lebih dari 120 juta jiwa. “Kami berikan garansi bagi investor, yakni ketersediaan lahan, kemudahan perijinan, ketersediaan tenaga listrik sebesar 2.500 Megawatt, dan buruhnya juga berkualitas serta tidak anarki” lanjutnya.



