Menurut Kapolsek Wonomerto, AKP. Sugianto, peristiwa berdarah itu diduga karena urusan asmara. Dimana pelaku, menduga korban berselingkuh dengan istrinya. Padahal, istri pelaku adalah adik kandung istri korban. Karena itu, RS mengajak Solihin bertemu ke rumahnya. Ajakan itu disetujui oleh korban.
Agar permasalahan asmara antar keluarga itu jernih, Solihin mengajak istrinya ke rumah RS. Namun, di tengah hutan menjelang lokasi tujuan, Solihin dihadang oleh dua orang, salah satunya RS. Bersama yang tidak diketahui identitasnya itu, RS membacok korban.
“Pelakunya ada dua orang, saat ini masih dalam pengejaran. Kami sudah kantongi identitas salah satu pelakunya, diantaranya merupakan suami dari adik iparnya korban. Barang bukti yang kami amankan adalah sarung golok atau parang yang digunakan untuk membacok korban,” kata Kapolsek. (mj)












