“Syukur, meski RS Unair masih belia, saat ini bisa diperhitungkan di kancah dunia,” ucapnya.
Nasron menyatakan setelah ini RS Unair akan terus melakukan pembenahan. Seperti perbaikan di semua lini, merealisasi RS Unair sebagai “Smart Hospital” serta mengembangkan inovasi dan teknologi yang canggih.
“Tentunya tetap mempertahankan humanity dan human touch serta religius,” pungkasnya. (ant)












