“Kalau pada penyelenggaraan haji tahun lalu, jumlah yang meninggal di Tanah Suci sebanyak 145 orang. Tahun ini 28 orang yang meninggal, itu kan menurun drastis,” katanya.
Menurut Syamsul, menurunnya jumlah jamaah haji yang diberangkatkan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/ Debarkasi Surabaya dikarenakan pemeriksaan kesehatan yang ketat saat proses embarkasi atau keberangkatan.
“Pemeriksaan kesehatan saat proses keberangkatan di Embarkasi Surabaya sangat ketat. Jamaah calon haji yang sangat beresiko tinggi atau resti kami batalkan keberangkatkannya. Saya kira itu yang membuat jumlah jamaah yang meninggal di Tanah Suci tahun ini menurun drastis,” ucapnya.
Hari ini PPIH Debarkasi Surabaya menerima kedatangan jamaah haji dari tiga kloter, semuanya asal Provinsi Jawa Timur. Masing-masing adalah kloter 1, asal Kabupaten Situbondo, yang telah tiba di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada sekitar pukul 03.25 WIB dini hari tadi.



