Keluarga merupakan lembaga terkecil untuk membentuk ketahanan, karakter bangsa, serta melahirkan generasi muda yang berkualitas sebagai sumber kekuatan bangsa. Itulah yang diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat acara Puncak Peringatan Hari Keluarga ke XXII Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2015, di Taman Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (11/8).
“Secara masif, kita sosialisasikan bahwa dua anak cukup untuk mendapatkan keluarga yang sehat, sejahtera sebagai sumber kekuatan bangsa,” ungkapnya pada
Peringatan Hari Keluarga bukan hanya sekedar seremonial, tetapi diharapkan menjadi ajang kumpul keluarga sebagai momentum untuk membangun sebuah bangsa besar. Sesuai dengan moto Hari Keluarga “Keluarga Berkarakter, Indonesia Sejahtera,”
Lebih lanjut dikatakan, untuk membangun sebuah bangsa besar diperlukan keluarga yang sehat, bahu membahu memperkuat program pemerintah melalui program dua anak cukup, dan yang terpenting masyarakat mendapatkan kesempatan baik dalam bidang pendidikan, kesehatan serta tumbuh kembang anak.
“Saat ini banyak sekali permasalahan yang terjadi dalam keluarga. Misalnya kekerasan dalam keluarga, tingginya angka perceraian, penyalahgunaan narkoba serta seks bebas dikalangan remaja,” jelas Wagub Jatim yang lebih akrab dengan panggilan Gus Ipul.
Apalagi saat ini di Jawa Timur terjadi pernikahan kurang lebih sebanyak 500 ribu pernikahan pertahun, sedangkan angka perceraian mencapai lebih dari 75 ribu perceraian pertahun yang tentunya akan menciptakan permasalahan baru.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Gus Ipul menghimbau agar seluruh keluarga untuk melakukan perkuatan pelaksanaan delapan fungsi keluarga.Yaitu fungsi keagamaan, sosial dan budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan fungsi kedelapan adalah fungsi pelestarian lingkungan.













