Selain itu, Rohmat Abdul Latif, usia 62 tahun, dilaporkan meninggal dunia pada hari Kamis, 9 Agustus. Calon haji yang tergabung dalam Kloter 54, asal Ringin Rejo, Kabupaten Kediri, itu meninggal dunia karena penyakit “Cardiovascular”.
Pada hari yang sama, Kamis, 9 Agustus, Sarun Karim Bakri, usia 52 tahun, juga dilaporkan meninggal dunia. Warga Dusun Pasar Alas, Desa Garahan, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, yang tergabung dalam kloter 8 ini meninggal dunia karena penyakit jantung yang dideritanya.
Sedangkan Murti Wiji Tajid, usia 82 tahun, dilaporkan meninggal dunia pada sehari sebelumnya, Rabu, 8 Agustus. Warga Desa Gendong, Kecamatan Laren Laren, Kabupaten Lamongan, yang tergabung dalam Kloter 47 ini meninggal dunia akibat penyakit “Cardiovascular”.
Kanwil Kemenag Jatim pada pekan lalu juga telah merilis lima calon haji yang meninggal dunia di Tanah Suci dalam kurun waktu Juli hingga awal Agustus.
Masing-masing adalah Mium Usup, usia 64 tahun, yang tergabung dalam kloter 35, tercatat meninggal dunia pada hari Minggu, 5 Agustus. Calon haji asal Desa Gadung Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi, ini diinformasikan meninggal dunia karena penyakit “Cardiovascular”.












