Cakrawala SurabayaHeadline

9 Calhaj Asal Jatim Meninggal di Tanah Suci, Ini Datanya

×

9 Calhaj Asal Jatim Meninggal di Tanah Suci, Ini Datanya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Selain itu Masriah Sejadi, usia 59 tahun, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 46, tercatat meninggal dunia pada hari Sabtu, 4 Agustus. Perempuan asal Singegeneng, Kecamatan Sekaran, Lamongan, ini juga diinformasikan meninggal dunia karena penyakit “Cardiovascular”.

Sedangkan tiga calon haji asal Jawa Timur lainnya tercatat meninggal dunia bulan Juli lalu. Masing-masing adalah Sanusi Musthofa Khafid, asal Jember, yang tergabung dalam kloter 6. Kakek berusia 73 tahun itu diinformasikan meninggal dunia pada 25 Juli karena penyakit “Respiratory”.

Selain itu Sholeh Abu, usia 74 tahun, yang meninggal pada 27 Juli, serta Rasnam Ponidjan, usia 64 tahun, meninggal pada 29 Juli, keduanya tergabung dalam kloter 23 asal Malang, sama-sama dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit “Cardiovascular”.

“Dengan begitu hingga hari ini totalnya ada sembilan calhaj asal Jatim yang meninggal dunia di Tanah Suci. Semua jenazahnya tidak dipulangkan ke Tanah Air, melainkan langsung dikebumikan di Tanah Suci,” pungkasnya. (rur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *