Kemunculan hoax tersebut, tidak lepas dari adanya perkembangan teknologi. Hakikatnya teknologi diciptakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Seperti yang dikutip Menkominfo dalam Marshall McLuhan bahwa “Teknologi adalah perpanjangan dari tubuh manusia”. Seperti kamera perpanjangan dari mata, radio perpanjangan dari telinga, dll.
“Namun saat ini Smartphone perpanjangan dari aktivitas kehidupan manusia,” imbuhnya.
Smartphone sangat dekat dengan kehidupan manusia, bahkan memberikan efek ketergantungan. Melalui smartphone inilah masyarakat memproduksi, menyebarkan dan mengkonsumsi informasi atau pesan. Sosial media dan instant messenger menjadi tempat masyarakat untuk menyebarluaskan informasi. Anonimitas sering kali muncul pada platform tersebut, dan masyarakat lalai akan kebebasan media tersebut.
Kebebasan dalam berargumentasi dengan isu yang ada dilingkungan sekitar, membuat masyarakat dapat menjadi citizen journalism. Hanya mengandalkan akun media sosial sebagai tempat menyebarkan informasi, semua masyarakat memiliki kesempatan menjadi jurnalis. Tanpa melalui pembelajaran formal di jurusan komunikasi ataupun jurnalis.












