Intan mengklaim popok bayi dari sabut kelapa mempunyai kekuatan 20 persen lebih besar menyerap air dari pada popok biasanya. “Karena peningkatan daya serap itu, angka kejadian penyakit ruam pada bayi sebisa mungkin diminimalisir,” tuturnya.
Cara membuat popok dari sabut kelapa sendiri dimulai dengan mencari sabut kelapa, ditimbang beratnya kemudian dicampur alkohol untuk mensterilkan dari bakteri dan jamur. Setelah itu dioven selama 15 menit dengan suhu 19 derajat celcius. Baru setelah itu dilakukan proses pengujian.
“Agar tidak bersentuhan langsung pada kulit, maka serbuk ditaruh di bawah kapas dan bertujuan untuk penyerapan yang lebih cepat,” ujarnya.












