Sofyan juga mengakui, kerugian seperti ini hanya musiman dan setiap libur Lebaran selalu terjadi. Hanya saja, jumlahnya memang agak membengkak karena efek libur yang panjang.
Adapun, sebelumnya, PLN juga masih menghitung kerugian lain yang berasal dari penguatan Dolar AS. Sofyan mengaku belum memastikan berapa besaran rugi akibat kurs tersebut, sebab nilai kerugian itu akan dibukukan di akhir tahun nanti.(cnbc)












