Kepala Disdikpora Kota Probolinggo M Maskur saat dikonfirmasi media ini Selasa (3/7), menyampaikan proses penggabungan sekolah ini sebenarnya telah dilakukan sejak awal Juni 2018. Sehingga, berimbas banyak mutasi pada guru-guru yang sekolahnya kena penggabungan.
Sekolah yang masuk daftar penggabungan namanya akan berubah, mengikuti nama sekolah dengan angka yang lebih kecil. Misal SDN Tisnonegaran 3 dan 4 yang berada pada satu lahan akan digabung menjadi SDN Tisnonegaran 3.












