Ia menyebutkan, sekarang dipakai bahasa yang sederhana Presiden dan Wakil Presiden disebut dengan bahasa bercanda, ‘bahasa Susinisasi’ yaitu di Kementerian Kelautan dan Perikanan, diminta untuk K/L yang lainnya untuk melakukan seperti itu karena dengan penyederhanaan itu bisa didapatkan efisiensi.
Sebagai contoh di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang di bawah Pak Anies, lanjut Pramono, telah dilakukan penyederhanaan Rp2,7 triliun yang bisa di-saving. Di tempat-tempat lain akan dilakukan hal yang sama, di tempat Bu Susi kurang lebih Rp2 triliun.
“Ada memang kementerian yang belum melakukan, nah kementerian yang lain itulah yang di-speed up, yang disebut oleh Presiden tahun percepatan kerja tadi”, jelas Seskab.(net/cn04)












