Dalam skema sementara, bantuan tersebut ditujukan untuk sekitar 2.620 santri.
Setiap santri yang memenuhi kriteria akan mendapatkan dukungan sebesar Rp150 ribu per bulan.
Jumlah bantuan yang diterima pesantren nantinya menyesuaikan jumlah santri yang memenuhi persyaratan. Karena itu, mekanisme penghitungan penerima perlu diperjelas sebelum program dijalankan.
Imam menilai kejelasan petunjuk teknis penting agar penyaluran tidak menimbulkan ketimpangan antarpesantren.
Terutama bagi lembaga yang memiliki santri dari keluarga kurang mampu, tetapi belum tercantum dalam daftar penerima.
“Saya wanti-wanti kriterianya ini apa, jangan sampai ada yang dapat tapi ada yang enggak,” katanya.
Adapun kriteria penerima bantuan mengacu pada kelompok desil satu hingga lima.





