Surabaya, CakrawalaNews.co – Bantuan pendidikan untuk ribuan santri di Surabaya disiapkan melalui anggaran Rp7,9 miliar pada 2027.
Namun, dana tersebut rencananya tidak diberikan langsung kepada santri, melainkan disalurkan melalui pengelola pondok pesantren.
Skema penyaluran itu masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
DPRD Surabaya pun ingin memastikan mekanisme pembagian dan perhitungan bantuan memiliki aturan yang jelas.
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, mengatakan pihaknya telah menyetujui rencana anggaran tersebut.
Dukungan itu diberikan karena mayoritas santri yang tinggal di pesantren berasal dari keluarga kurang mampu.
“Baru kemarin disampaikan dan kami langsung setuju. Tinggal kami ingin secara teknis nanti seperti apa, hanya katanya ini semacam kayak Bopda gitu, tidak diberikan ke santrinya tapi diberikan ke pesantrennya,” jelas Imam, Selasa, 3 November 2026.





