Penambahan armada dan rute harus diikuti dengan kebijakan yang memberikan keunggulan operasional bagi angkutan umum di jalan raya.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah menyediakan jalur khusus atau dedicated lane bagi bus.
Dengan fasilitas tersebut, angkutan umum diharapkan tidak terus-menerus terhambat kepadatan lalu lintas bersama kendaraan pribadi.
“Oleh karena itu, penting untuk memprioritaskan angkutan umum ini misalnya dengan penyediaan jalur khusus atau dedicated lane untuk memperbaiki travel time angkutan umum,” jelasnya.
Erli menilai persoalan waktu perjalanan menjadi faktor penting yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih moda transportasi.
Bahkan, menurut pandangannya, masyarakat cenderung lebih mempertimbangkan kecepatan perjalanan dibandingkan besaran biaya yang harus dikeluarkan.
Artinya, tarif transportasi umum yang murah belum tentu otomatis membuat masyarakat tertarik menggunakannya apabila waktu perjalanan masih panjang dan tidak pasti.
“Opini saya, masyarakat lebih sensitif dengan travel time dibandingkan travel cost, sehingga selama angkutan umum masih bercampur jalurnya dengan angkutan pribadi maka masyarakat cenderung akan memilih mobilitas dengan angkutan pribadi,” ungkapnya.
Ia bahkan menegaskan, persoalan kemacetan dapat menghilangkan daya tarik transportasi umum meskipun tarif yang ditawarkan relatif terjangkau.







