AdvertorialCakrawala Politik&PemerintahanDPRD JatimIndeksPilihan Redaksi

Anggaran Mie Instan BPBD Jatim Rp17,24 Miliar, Legislator Jatim Soroti Gizi Korban Bencana

×

Anggaran Mie Instan BPBD Jatim Rp17,24 Miliar, Legislator Jatim Soroti Gizi Korban Bencana

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana,
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana,

Pengadaan 1.901 unit velbed senilai Rp5,90 miliar, misalnya, juga perlu disertai penjelasan mengenai harga satuan, standar kualitas, lokasi penempatan, serta mekanisme pemeliharaan agar barang yang dibeli benar-benar memberikan manfaat.

 

Menurutnya, evaluasi belanja logistik tidak cukup berhenti pada pemeriksaan administrasi pengadaan. Pengawasan harus memastikan seluruh barang yang dibeli benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

 

Di sisi lain, belanja logistik kebencanaan juga dinilai bisa menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Pengadaan bahan pangan dapat melibatkan petani, peternak, nelayan, serta pelaku UMKM lokal sepanjang memenuhi standar kualitas, harga, dan kebutuhan penanganan darurat.

 

Dengan demikian, anggaran penanganan bencana tidak hanya memberikan perlindungan kepada korban, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Jawa Timur.

 

Bunda Renny menegaskan, orientasi utama anggaran kebencanaan harus tetap berpijak pada keselamatan, kesehatan, dan pemulihan masyarakat terdampak.

 

Mie instan, menurutnya, tetap dapat menjadi bagian dari bantuan darurat. Namun, besarnya anggaran dan jumlah barang yang dibagikan tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan penanganan bencana.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *