Koordinasi antara Dishub Kota Surabaya dan pihak terkait juga dinilai penting untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat dipenuhi.
Ketika ditanya mengenai kesiapan Surabaya menerapkan ganjil-genap saat ini, Aning menyebut aspek regulasi sudah tersedia.
Namun, implementasi di lapangan masih membutuhkan persiapan lebih lanjut.
“Secara aturan sudah kita siapkan, namun secara aplikasi di lapangan sepertinya Dinas Perhubungan Kota Surabaya belum menyiapkan, ya,” kata Aning.
Karena itu, Aning meminta rencana penerapan ganjil-genap dikaji secara matang.
Menurutnya, ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan sebelum kebijakan tersebut benar-benar diberlakukan di jalanan Surabaya.
“Harus dikaji dulu ya, karena banyak faktor untuk menuju ke sana, jangan sampai diterapkan ganjil – genap nanti kegaduhan muncul di Kota Surabaya. Harus disiapkan dulu secara matang oleh Dinas Perhubungan,” pungkasnya. (*)




