Perhatian Rara juga menyasar persoalan yang dekat dengan kehidupan Gen Z, salah satunya tekanan akademis dan kesehatan mental.
Melalui program Ngobrol Pintar Gen Z, ia ingin menghadirkan ruang aman bagi anak muda untuk mendapatkan edukasi sekaligus informasi mengenai dukungan profesional.
“Peran Ning harus relevan dengan Gen Z. Lewat edukasi digital dan kolaborasi bersama psikolog klinis serta komunitas kesehatan mental, kita akan bagikan tips praktis manajemen stres hingga rujukan layanan konseling resmi,” tuturnya.
Menurut Rara, masyarakat Surabaya yang dikenal kritis merupakan bagian dari tantangan sekaligus ruang pembelajaran selama menjalankan amanah sebagai Ning.
Ia pun tidak ingin masa jabatannya dibebani dengan perbandingan dengan Ning pada periode sebelumnya.
Baginya, setiap periode memiliki karakter dan kontribusi masing-masing.
Ukuran keberhasilan pun pada akhirnya bukan hanya soal gelar, melainkan seberapa jauh keberadaan Ning dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.



