“Ikrar pemuda tadi adalah bagaimana menjaga kedamaian di Kota Surabaya dan bagaimana pemuda berkomitmen menjauhi narkoba. Saya berharap ini menjadi titik balik agar pemuda semakin kuat menjaga kotanya,” tuturnya.
Komitmen itu dinilai relevan dengan penanganan persoalan sosial di kawasan Jalan Kunti yang melibatkan aparat penegak hukum.
Namun, perubahan lingkungan tidak cukup hanya melalui penertiban. Perlu keterlibatan masyarakat dan ruang bagi anak muda untuk menjalankan kegiatan positif.
Pemkot Surabaya juga mendorong generasi muda lebih aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan masing-masing.
Dukungan anggaran disiapkan agar gagasan pemuda bisa diwujudkan menjadi kegiatan produktif.
Melalui Karang Taruna dan balai RW, anak muda mulai mengembangkan berbagai kegiatan.



