Penanganan yang tidak tepat dapat memicu situasi berbahaya, termasuk serangan fisik terhadap aparat.
“Cara penanganan ODGJ dan gelandangan berbeda-beda. Karena itu, petugas perlu memahami pendekatan yang tepat agar penanganan berjalan aman dan tidak menimbulkan korban, baik dari pihak aparat maupun masyarakat,” katanya.
Melalui workshop tersebut, Christian berharap peserta mendapatkan bekal yang bisa diterapkan saat bertugas di lapangan.
Sinergi Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan diperlukan agar setiap instansi dapat menjalankan perannya secara terarah.
Ia juga berharap kegiatan itu menghasilkan pemahaman dan rekomendasi yang bermanfaat untuk memperbaiki penanganan PGOT.
Dengan begitu, upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tegal dapat berjalan beriringan dengan perlindungan bagi petugas dan masyarakat. (*)



