Cakrawala Pendidikan

Kecanggihan AI Berhadapan dengan Krisis Air, Ini Peringatan Dosen UNAIR

×

Kecanggihan AI Berhadapan dengan Krisis Air, Ini Peringatan Dosen UNAIR

Sebarkan artikel ini
Unair
Dosen Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair), Yutika Amelia Effendi SKom MKom PhD

Mulai dari mengoptimalkan model komputasi agar lebih hemat sumber daya, menerapkan sistem closed-loop cooling atau direct-to-chip liquid cooling, menggunakan air daur ulang, hingga menentukan lokasi pusat data dengan mempertimbangkan kondisi sumber daya air setempat.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu membangun kesadaran digital dengan menggunakan AI secara bijak.

Ia mengingatkan agar perkembangan teknologi tidak disikapi dengan ketakutan berlebihan, tetapi tetap diiringi pemahaman mengenai dampak lingkungan yang menyertainya.

Yutika menilai, pengelolaan dampak AI membutuhkan kolaborasi pemerintah, industri, dan perguruan tinggi.

Pemerintah dapat menetapkan standar efisiensi, sementara kalangan akademisi berkontribusi melalui penelitian lintas disiplin untuk menghasilkan teknologi yang lebih berkelanjutan.

“Pemerintah dapat mendorong standar efisiensi, sementara perguruan tinggi seperti UNAIR dapat berperan melalui riset lintas bidang. AI bukan hanya teknologi yang terkendali dampaknya, namun juga dapat menjadi bagian dari solusi pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *