Cakrawala Surabaya

Dugaan Perundungan berujung Kematian, DPRD Ingatkan Hak Keluarga Korban Meski Pelaku Masih Anak

×

Dugaan Perundungan berujung Kematian, DPRD Ingatkan Hak Keluarga Korban Meski Pelaku Masih Anak

Sebarkan artikel ini
Arjuna
Kunjungan Arjuna Riski ke orangtua korban disabilitas perundungan di Kecamatan Rungkut.

Ia menyebut pendampingan hukum, kepastian proses perkara, serta dukungan psikologis menjadi bagian penting yang tidak boleh terabaikan.

“Keluarga korban jangan sampai dibiarkan berjuang sendiri. Mereka butuh pendamping, kepastian hukum, dukungan psikologis, serta perhatian yang berkelanjutan,” ucap Arjuna.

Ia menambahkan, ukuran keberhasilan penanganan kasus tersebut bukan terletak pada seberapa lama perkara menjadi perhatian publik.

Yang lebih penting, kata dia, adalah adanya keadilan bagi korban dan keluarga serta perubahan nyata dalam sistem perlindungan anak.

“Jadi bagi saya, keberhasilan kita bukan sekadar seberapa viral kasus ini, tapi apakah korban dan keluarganya dapat keadilan, apakah penanganan hukumnya berjalan sebagaimana mestinya, dan apakah juga ada langkah nyata untuk mencegah tragedi serupa terulang,” katanya.

Arjuna pun mengingatkan agar perhatian terhadap kasus tersebut tidak berhenti ketika pemberitaan mulai surut. Menurutnya, pengawalan justru harus terus dilakukan setelah sorotan publik berkurang.

“Jadi kita harus mengawal kasus ini,” tegasnya.

Ia berharap penanganan perkara dapat mengedepankan sisi kemanusiaan tanpa mengesampingkan hak dan keadilan bagi korban.

“Kita harus juga mengedepankan kemanusiaan, tapi kemanusiaan juga berarti berpihak pada keselamatan, hak, dan keadilan bagi korban. Jangan sampai setelah perhatian publik meredup, persoalan berikutnya dilupakan. Justru ketika sorotan media ini mulai berkurang, pengawalan dan tanggung jawab kita harus tetap berjalan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *