Dengan begitu, langkah politik yang dijalankan tidak berhenti pada konsolidasi organisasi.
“Jadi langkah yang paling-paling konkrit adalah bagaimana kita bisa membaca situasi kebatinan masyarakat dan apa yang disenangi masyarakat, itulah langkah konkrit dalam hal taktik politik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga basis dukungan historis PDIP.
Kader diminta tetap memegang jati diri partai agar masyarakat yang selama ini mendukung PDIP tidak berpaling.
“Makanya basis merah ini terus harus kita pelihara, jangan sampai orang yang senang terhadap PDI Perjuangan itu akan lari manakala kita lupa atas jati diri kita sebagai kader PDI Perjuangan yang secara historis memiliki psikologis gerakan massa,” tutupnya. (*)













