Pengawasan pun akan diperkuat untuk memastikan standar tidak berhenti pada tahap pembekalan. Ketua Tim Kerja Karantina
Tumbuhan Jawa Timur Masanto mengatakan keterlibatan pihak lain dalam tindakan karantina perlu diimbangi dengan kolaborasi dan pengawasan yang konsisten.
“Kolaborasi antara petugas karantina dan pihak lain pelaksana tindakan karantina harus terus diperkuat agar pelaksanaan fumigasi sesuai standar,” kata Masanto.
Penguatan fumigasi ini menjadi bagian dari upaya mencegah organisme pengganggu tumbuhan terbawa bersama komoditas yang bergerak dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Risikonya bukan hanya persoalan teknis karantina.
Jika organisme pengganggu tumbuhan lolos melalui lalu lintas komoditas, penyebarannya berpotensi mengganggu sektor pertanian di wilayah tujuan.
Karena itu, standar fumigasi menjadi salah satu lapisan pengamanan dalam rantai distribusi komoditas.
Terlebih, Jawa Timur merupakan salah satu wilayah penting dalam aktivitas produksi dan pergerakan berbagai komoditas pertanian.
Melalui pembekalan, praktik lapangan, dan penguatan koordinasi, Karantina Jawa Timur mendorong agar seluruh pelaksanaan fumigasi memiliki standar yang seragam, termasuk ketika tindakan tersebut dilakukan oleh pihak lain yang telah memperoleh kewenangan sesuai ketentuan. (*)













