Bola

Bek Sering Naik Bisa jadi PR Besar Persebaya di Garis Pertahanan

×

Bek Sering Naik Bisa jadi PR Besar Persebaya di Garis Pertahanan

Sebarkan artikel ini
Persebaya
Persebaya saat menjamu Garudayaksa FC, Sabtu, 19 September 2026.

Terutama ketika Persebaya mendapatkan sepak pojok atau bola mati lain di dekat gawang lawan.

Pemain dengan postur tinggi bisa menjadi target umpan dan memperbesar peluang memenangkan duel di udara.

Persoalannya muncul ketika skema tersebut cuma jadi peluang apik tapi gagal dikonversi menjadi gol.

Jumlah pemain yang berada di depan membuat koordinasi pemain yang tersisa di belakang menjadi penting.

Garis pertahanan harus bergerak bersamaan ketika lawan mulai memainkan bola.

Hal itu jadi perhatian pelatih Persebaya Bernardo Tavares setelah pertandingan.

“Kami seharusnya tidak kebobolan seperti itu. Gol mereka berasal dari situasi bola mati. Saat melakukan short corner, garis pertahanan kami tidak naik dalam posisi yang sama,” jelas Tavares, dikutip dari laman klub Sabtu 19 September 2026.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Persebaya bukan cuma efektivitas serangan.

Struktur pertahanan ketika menghadapi perubahan situasi juga jadi bagian yang perlu diperbaiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *