Surabaya, CakrawalaNews.co – Persebaya Surabaya harus mengevaluasi cara menjaga keseimbangan lini belakang setelah kemenangan di depan mata lepas pada menit akhir.
Menghadapi Garudayaksa pada pekan ketiga Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 19 September 2026, Persebaya ditahan 1-1.
Gol penyama Garudayaksa lahir dari situasi bek Persebaya yang kurang lihai membaca garis pertahanan sendiri.
Sebagai informasi, Green Force punya sejumlah bek dengan postur yang mendukung duel udara.
Ada Jefferson, Yuran Fernandes, Walber, dan Risto Mitrevski.
Namun, peran mereka tidak selalu berhenti di garis pertahanan.
Catur Arief dari sisi kiri dan Jefferson di kanan beberapa kali selalu naik untuk membantu serangan melalui sayap.
Pada situasi bola mati di dekat kotak penalti lawan, Risto, Walber, dan Yuran juga terkadang ikut masuk ke area tersebut.
Strategi itu bisa menjadi pilihan untuk menambah daya gedor.













