Cakrawala Pendidikan

Tanggul Lumpur Sidoarjo Terancam Ambles, ITS Siapkan AI untuk Deteksi Dini

×

Tanggul Lumpur Sidoarjo Terancam Ambles, ITS Siapkan AI untuk Deteksi Dini

Sebarkan artikel ini
Lumpur
(dari kiri) Kurnia Cahya Febryanto SKom MKom dan Irfan Mirda ST MKom menunjukkan SIDA-AI beserta sensor dan UAV-nya.

“Sementara itu, sensor IoT digunakan untuk memantau muka air dan pendangkalan Kali Porong secara real-time,” jelas Irfan.

Data tersebut kemudian diproses oleh lapisan kedua, yakni agentic AI.

Lapisan ini bertugas menggabungkan berbagai indikator untuk menilai tingkat risiko pada setiap segmen tanggul.

Dengan memanfaatkan model bahasa besar, sistem dapat menyusun rekomendasi tindakan berdasarkan kondisi yang teridentifikasi di lapangan.

ITS juga berupaya memastikan rekomendasi yang dihasilkan tidak sekadar berbasis analisis teknologi, tetapi tetap mengacu pada prosedur penanganan yang berlaku.

Irfan menuturkan, setiap rekomendasi dalam SIDA-AI ditambatkan pada prosedur penanganan PPLS.

Sistem tersebut menggunakan pendekatan Retrieval-Augmented Generation (RAG) agar rekomendasi memiliki landasan prosedural yang jelas.

Inovasi ini sebelumnya meraih Juara 1 AIDeaNation 2026 yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Meski demikian, teknologi tersebut masih perlu melalui tahapan pengujian dan penerapan di lapangan.

Tim ITS berharap SIDA-AI dapat segera diuji dan diimplementasikan bersama PPLS.

Bagi pemerintah daerah Sidoarjo, kehadiran teknologi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi risiko di kawasan lumpur.

Sebab, ancaman penurunan tanah dan perubahan kondisi lingkungan membutuhkan pemantauan berkelanjutan, bukan sekadar respons ketika persoalan sudah muncul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *