Namun, polisi menegaskan AI tetap sebatas alat bantu. Teknologi tersebut tidak menggantikan peran guru dalam mendidik, membimbing, dan membentuk karakter siswa.
Kasat Binmas Polres Kendal AKP Agus Supriyadi, S.H., M.H., juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para pelajar.
“AI merupakan alat bantu dan tidak dapat menggantikan manusia. Manfaatkan AI secara positif untuk mendukung pembelajaran, jangan digunakan untuk kegiatan negatif atau kejahatan siber. Jaga jari, saring sebelum sharing, dan gunakan teknologi secara bijak serta bertanggung jawab,” kata Agus.
Pesan lain berkaitan dengan sejumlah persoalan yang melibatkan pelajar.
Polisi mengimbau siswa menjauhi tawuran, bullying, minuman keras, narkoba, dan balap liar.
Pelajar juga diminta mematuhi aturan lalu lintas. Termasuk menggunakan helm saat berkendara dan tidak memakai knalpot brong.
Agus menyebut Polres Kendal sebelumnya menangani tujuh anak atau pelajar yang terlibat tawuran dan kedapatan membawa senjata tajam.













