Cakrawala Surabaya

Dr. Michael Leksodimulyo Ungkap Tren Influenza di Surabaya Meningkat, Ini Katanya

×

Dr. Michael Leksodimulyo Ungkap Tren Influenza di Surabaya Meningkat, Ini Katanya

Sebarkan artikel ini
Leksodimulyo
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Dr. Michael Leksodimulyo.

Bagi Michael, deteksi dini tidak cukup cuma mengandalkan warga yang datang ke fasilitas kesehatan.

Puskesmas perlu melakukan langkah jemput bola dengan melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH) dan kader Posyandu yang berada dekat dengan lingkungan warga.

“Antisipasi yang dari rumah, warga yang pertama jangan panik dulu. Yang kedua, kalau saya, saya mengimbau Puskesmas ini sekarang ini harus jemput bola. Istilahnya apa? KSH, Posyandu, itu adalah kader terhebat di Surabaya yang tidak dimiliki oleh daerah lain,” tegasnya.

Kader juga diminta aktif melaporkan warga yang mengalami gejala dan tidak kunjung membaik.

Informasi dari lingkungan tersebut diharapkan dapat membantu Puskesmas melakukan penelusuran lebih cepat.

“Kalau mereka tahu bahwa ada sekitar warga, yang ada di sekitar rumahnya, ada yang bersin-bersin nggak sembuh-sembuh, batuk pilek nggak sembuh-sembuh, dan dia kedengeran ‘Anakku loh panas tinggi‘ waktu beli di pasar, maka KSH atau kader Posyandu ini wajib untuk melaporkan ke Puskesmas,” katanya.

Michael menilai penelusuran perlu dilakukan saat gejala mulai ditemukan, bukan setelah jumlah pasien bertambah atau muncul korban jiwa.

Karena itu, ia meminta langkah pencegahan dan deteksi dini mulai diperkuat saat ini.

“Dan langsung dilakukan tracking. Jangan nanti kalau sudah ada yang sakit banyak kemudian ada kematian, baru kita bingung melakukan tracing. Sekarang ini waktunya,” pungkasnya (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *