Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan APAR, ember, dan peralatan sederhana.
Kondisi medan menjadi kendala. Sejumlah titik api tidak bisa dijangkau kendaraan pemadam.
BPBD Kabupaten Tegal tetap mengerahkan satu unit mobil damkar untuk mendukung penanganan.
Plh Wakapolres Tegal Kompol Agustinus Krisdwiantoro bersama sejumlah pejabat dan personel Polres Tegal juga turun memantau proses pemadaman.
Penanganan melibatkan Sat Samapta, Satintelkam, Satreskrim, Satlantas, Propam, Dokkes, Polsek Pangkah, Koramil 11/Pangkah, Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 435/Satria Gede Sebayu, BPBD, serta masyarakat.
Kapolsek Pangkah Iptu Marsono mengatakan keselamatan warga menjadi perhatian utama karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman.
“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman bersama TNI, BPBD dan masyarakat. Prioritas kami adalah melokalisir api agar tidak meluas dan memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.”













