Cakrawala DaerahCakrawala NasionalPilihan Redaksi

Polsek Warureja Tangani Penemuan Jenazah Tanpa Identitas yang Sudah Mengering

×

Polsek Warureja Tangani Penemuan Jenazah Tanpa Identitas yang Sudah Mengering

Sebarkan artikel ini
Polsek Warureja Tangani Penemuan Jenazah Tanpa Identitas Di Kedungkelor
Polsek Warureja Tangani Penemuan Jenazah Tanpa Identitas Di Kedungkelor
Tegal, Cakrawalanews.Co | Polsek Warureja bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal dan tim medis Puskesmas Warureja menangani penemuan jenazah seorang laki-laki tanpa identitas di dalam bangunan bekas warung makan di Dukuh Kedung Kesambi, Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Kamis (20/8/2026).
 
Kapolsek Warureja AKP Bambang Marsudiyanto, S.H. mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 09.00 WIB, personel Polsek Warureja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal serta tim medis guna memastikan kondisi dan identitas jenazah.
 
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, anggota langsung mendatangi lokasi, melakukan pengecekan, mengamankan informasi dari para saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Tegal dan tenaga medis. Penanganan dilakukan secara profesional dan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan,” ujar AKP Bambang.
 
Jenazah pertama kali ditemukan oleh Siti Sarah, pemilik bangunan yang sudah tidak ditempati selama lebih dari empat tahun. Saat hendak memeriksa bangunan sebelum direnovasi, Siti Sarah bersama Akhmad Sekhu menemukan bagian tubuh manusia di salah satu ruangan bekas kamar tidur. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada perangkat desa hingga dilaporkan kepada Polsek Warureja.
 
Petugas bersama tim medis selanjutnya mengevakuasi jenazah ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan luar oleh Dr. Vanessa Ully dan Unit Identifikasi Polres Tegal, jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada pemeriksaan luar, sementara kondisi jenazah yang telah mengering mengindikasikan waktu kematian diperkirakan lebih dari tiga bulan.
 
“Polsek Warureja akan terus berkoordinasi dengan Unit Identifikasi dan pihak terkait untuk memastikan identitas jenazah serta menindaklanjuti setiap informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian,” tegasnya.
 
Respons cepat kepolisian bersama unsur medis dan perangkat desa menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran dan tindakan kepolisian secara cepat, profesional, serta humanis. (Tgh) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *