“PKKMB bukan hanya tentang bagaimana mahasiswa mengenal kampus, tetapi bagaimana sejak awal mereka memahami bahwa ilmu yang diperoleh di UMAHA harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui aksi ketahanan pangan ini, kita ingin menanamkan kepedulian, semangat berbagi, gotong royong, dan hendaknya menjadikan Umaha sebagai rumah kedua bagi para mahasiswa baru.” ujar dr. Hidayatullah.
Ia mengatakan nilai tersebut berkaitan dengan tema PKKMB 2026, yakni “Beradab dalam Karakter, Bersinergi Meraih Prestasi”.
“Kami berharap mahasiswa UMAHA tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, adab, kepedulian sosial, dan kemampuan untuk bersinergi. Karena prestasi yang baik akan menjadi lebih bermakna ketika dibarengi dengan karakter yang baik dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Setelah aksi ketahanan pangan, suasana berubah lebih santai.
Mahasiswa baru, panitia, hingga jajaran manajemen UMAHA ikut dalam gelaran cosplay.
Sejumlah pejabat kampus bahkan ikut mengenakan kostum karakter.
Keterlibatan jajaran manajemen membuat kegiatan tidak lagi terasa seperti acara formal antara pimpinan dan mahasiswa.
Mereka berada dalam ruang yang sama dan ikut tampil bersama.

Wakil Rektor III UMAHA, Khoirul Ngibad, S.Si., M.Si., mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat agar mahasiswa baru memperoleh pengalaman yang berbeda selama PKKMB.









