Cakrawala Surabaya

PAMDI Surabaya Usung Dangdut Berakhlak, Kini Bidik Pengakuan UNESCO

×

PAMDI Surabaya Usung Dangdut Berakhlak, Kini Bidik Pengakuan UNESCO

Sebarkan artikel ini
Djoko Ady Purnomo dan Achmad Mossodik
Djoko Ady Purnomo dan Achmad Mossodik

Sementara itu, Sekretaris DPC PAMDI Surabaya, Djoko Ady Purnomo, mengungkapkan salah satu agenda besar PAMDI saat ini adalah mengumpulkan dukungan dari berbagai organisasi dan elemen seni untuk memperjuangkan pengakuan dangdut sebagai musik asli Indonesia.

“Salah satunya, seluruh DPC di Jawa Timur diminta untuk menggalang dukungan dan pengakuan dari organisasi-organisasi di wilayah masing-masing untuk menyatakan bahwa dangdut adalah musik asli Indonesia,” jelasnya.

Djoko menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari langkah bersama PAMDI di seluruh Indonesia untuk mengajukan pengakuan kepada UNESCO. Sebelumnya, pengajuan pernah dilakukan dengan nama musik Melayu, namun belum mendapatkan respons karena musik Melayu juga memiliki ciri khas yang berkembang di sejumlah negara.

Kini PAMDI secara spesifik mengusung nama “Musik Dangdut Indonesia”.

“Saat ini, kami sedang mengumpulkan seluruh sumber daya dan dukungan dari para pelaku seni di Indonesia untuk menegaskan bahwa dangdut adalah musik asli Indonesia. Harapan kami, langkah ini dapat mempercepat proses pengakuan resmi dari UNESCO,” pungkas Djoko. (s) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *