“Maka kita pastikan genangan airnya itu di mana, titik yang berkurang mana saja. Maka itu yang harus kita tentukan titik-titiknya sehingga nanti ke depannya ada evaluasi, bener gak titik itu terlepas dari titik ada genangan atau tidak,” ujarnya.
Menurut Eri, terdapat sekitar 200 lokasi genangan yang diperkirakan menjadi sasaran penanganan. Sementara jika dihitung berdasarkan keseluruhan titik genangan, jumlahnya mencapai lebih dari 450 titik.
“Kita itu ada penurunan ada sekitar 200 titik. 200 titik itu tempat genangan air. Tapi kalau ngomong titiknya lebih dari 450. Jadi dari tahun sebelumnya 700, turun, turun, turun, turun jadi 400. Titik, jadi 200 titik jadi perkiraan kita yang akan kita sentuh,” paparnya.
Sejumlah kawasan disebut menjadi prioritas penanganan genangan, di antaranya Simo Kalangan, Tanjungsari, Margorejo, hingga Jemursari.













