Yassierli mengatakan, ruang untuk melakukan perbaikan dalam organisasi selalu terbuka. Karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun cara berpikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik.
“Seorang inovator itu selalu berpikir bahwa selalu ada cara untuk lebih baik,” katanya.
Menurut Yassierli, semangat tersebut perlu menjadi bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Kemnaker. Inovasi yang dihasilkan bukan hanya ditujukan untuk memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga harus memberikan dampak yang lebih baik bagi masyarakat.













