Cakrawala EkonomiEkonomi dan BisnisIndeks

Wamenaker Dorong Masyarakat Tak Bergantung pada ASN, Pelatihan Vokasi Buka Peluang Kerja dan Wirausaha

×

Wamenaker Dorong Masyarakat Tak Bergantung pada ASN, Pelatihan Vokasi Buka Peluang Kerja dan Wirausaha

Sebarkan artikel ini
Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Pelatihan Vokasi untuk Perluas Peluang Kerja dan Wirausaha di Padang
Wamenaker Afriansyah Noor Dorong Pelatihan Vokasi untuk Perluas Peluang Kerja dan Wirausaha di Padang

Padang, Cakrawalanews.co | Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap dunia kerja dengan tidak hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, peluang karier saat ini terbuka luas di sektor swasta maupun melalui kewirausahaan, asalkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 Tahun 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Sumatera Barat, Jumat (24/7/2026).

Afriansyah menegaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan sehingga memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri.

“Jangan terpaku hanya pada satu pilihan karier. Yang terpenting adalah memiliki keterampilan sehingga peluang bekerja maupun berwirausaha semakin terbuka,” tuturnya.

Di BPVP Padang sendiri, sebanyak 85 peserta mengikuti pelatihan dalam enam program, yaitu barista, pengolahan makanan komersial, housekeeping, penggambaran modern 3D CAD, pengelasan Fillet Welder FCAW (Flux-Cored Arc Welding), serta tata rias pengantin.

Selain itu, mulai 27 Juli 2026, BPVP Padang akan membuka lima program pelatihan tambahan yang meliputi pembuatan pakaian, petugas K3 konstruksi 1, petugas K3 konstruksi 2, perawatan dan perbaikan AC rumah tangga, serta juru ukur.

Afriansyah menjelaskan, penyelenggaraan pelatihan vokasi juga harus disesuaikan dengan potensi unggulan di setiap daerah agar kompetensi lulusan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Di Sumatera Barat, pengembangan kompetensi diarahkan pada sektor jasa, perdagangan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

Untuk mendukung tujuan tersebut, BPVP didorong terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha, dunia industri, dan UMKM sehingga lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja maupun menjadi wirausaha baru.

Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 Tahun 2026 di wilayah Sumatera Barat dan Jambi diikuti 982 peserta yang tersebar di BPVP Padang, Satuan Pelayanan (Satpel) Jambi dan Sawahlunto, serta sejumlah UPTD binaan di kedua wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *