Di sisi lain, perusahaan juga memberikan penilaian positif terhadap kualitas peserta magang. Tingkat kepuasan dunia usaha berada pada kisaran 85 hingga 86 persen.
“Berdasarkan penilaian perusahaan, terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan. Hasilnya, sekitar 30 persen peserta langsung ditawarkan untuk terus bekerja dan diangkat sebagai karyawan tetap di perusahaan tempat mereka magang,” ujarnya.
Selain meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda, MagangHub juga membantu perusahaan memperoleh calon pekerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Pemerintah turut mendukung program tersebut melalui pemberian subsidi dan fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Yassierli berharap perusahaan di KEK Mandalika memanfaatkan program ini secara optimal. Ia juga mengajak lulusan baru di NTB untuk memanfaatkan peluang tersebut seiring berkembangnya investasi dan sektor pariwisata di kawasan Mandalika.
“Bagi perusahaan yang ingin bergabung dalam MagangHub maupun lulusan baru yang ingin mendaftar atau memperoleh informasi lebih lanjut mengenai MagangHub, dapat langsung mengakses portal resmi MagangHub Kemnaker,” katanya.
Kemnaker Sesuaikan Pelatihan dengan Kebutuhan Industri













