Cakrawala JatimCakrawala NasionalCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Rakernas APEKSI Siapkan Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat, Wali Kota Eri: Harus Bawa Solusi

×

Rakernas APEKSI Siapkan Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat, Wali Kota Eri: Harus Bawa Solusi

Sebarkan artikel ini
Rakernas APEKSI 2026 Eri Cahyadi Sampaikan Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat
Rakernas APEKSI 2026 Eri Cahyadi Sampaikan Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat

“Kita punya tekad bahwa APEKSI hari ini tidak ada kota yang tertinggal dan tidak ada kota yang paling baik di antara kita. Tapi ketika sesama kota itu bisa saling menguatkan, ketika ada kelebihan di kota itu diberikan kepada kota yang lainnya, itu baru namanya APEKSI untuk negeri,” tuturnya.

Dalam Rakernas kali ini, APEKSI membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah kota. Di antaranya revisi Undang-Undang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), kebijakan belanja pegawai, ketahanan pangan, penguatan pendapatan asli daerah (PAD), hingga implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pembahasan dilakukan melalui sejumlah forum yang melibatkan Perangkat daerah (PD), seperti Forum Pangan, Forum Kepala Bappeda (BAKTI), Forum Lingkungan Hidup, Forum Komunikasi dan Digital, serta Forum Bisnis dan Investasi.

Selain itu, Ketua TP PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dari berbagai kota juga mengikuti forum penguatan kapasitas untuk berbagi pengalaman dalam membangun ketahanan keluarga dan kesehatan mental. Sementara itu, generasi muda dari berbagai daerah menyampaikan aspirasi kepada para wali kota melalui forum Youth City Changers (YCC).

Wali Kota Eri menuturkan kolaborasi antarkota juga diwujudkan melalui pertukaran inovasi. Ia mencontohkan digitalisasi sistem parkir di Surabaya yang mampu meningkatkan PAD hingga 30 persen. Sementara Kota Malang berhasil menerapkan sistem digital pada sektor perpajakan melalui aplikasi PERSADA (Pajak Elektronik System untuk Asli Daerah).

Tak hanya itu, Kota Medan juga memiliki inovasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sedangkan berbagai kota lain mengembangkan sistem digital yang bisa dihibahkan kepada daerah lain tanpa harus membangun dari awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *