“Saya membayangkan jika persoalan ini juga dialami warga di rusunawa lainnya. Jangan sampai kesempatan anak-anak untuk memperoleh pendidikan terganggu karena urusan administrasi yang sebenarnya bisa diselesaikan lebih cepat,” katanya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Tidak lama setelah laporan disampaikan, warga mulai menerima dokumen yang mereka butuhkan. Situasi yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran pun berangsur berubah menjadi rasa lega.
Andre mengaku mengapresiasi keberadaan Hotline Wali Kota Surabaya yang dinilainya menjadi jembatan komunikasi efektif antara masyarakat dan pemerintah.
“Layanan ini memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan secara langsung. Yang paling penting, ada tindak lanjut yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bagi Andre, pengalaman itu menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah yang responsif dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga sehari-hari. Ia berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan humanis.












