“Ini bukan sekadar isu gender. Ini soal kualitas demokrasi dan keseriusan negara menghadirkan representasi politik yang lebih adil,” pungkasnya. (caa)
Diana Sasa DPRD Jatim : Putusan MK Soal Kuota Perempuan Dinilai Akan Guncang Strategi Partai Menuju 2029












