Ia menjelaskan sebagian aliran nantinya akan diarahkan menuju bozem sebelum dibuang ke Diversi Gunungsari untuk mempercepat pengurangan genangan.
Tak hanya itu, Eri juga meminta perubahan spesifikasi teknis saluran penampungan air. Ukuran storage yang awalnya kecil diminta diperbesar menjadi 4 x 3 meter agar kapasitas tampungan lebih maksimal.
“Kalau storagenya tidak besar, maka akan percuma airnya bisa meluber lagi ke jalan,” tegasnya.
Selain pembangunan bozem, Pemkot Surabaya juga tengah menyiapkan koordinasi pemanfaatan lahan di sisi jalan tol arah Perak sebagai tampungan air sementara sebelum dialirkan menuju Bozem Dupak.
Dalam sidak tersebut, Eri juga menyoroti metode pengerjaan proyek yang dinilai masih tradisional dan berdampak pada kerusakan jalan serta debu di lingkungan warga.












