Ia menegaskan, pendekatan yang dibutuhkan bukan hanya respons setelah kasus viral, tetapi langkah pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan.
Sri Wahyuni menilai, rentetan kasus daycare di sejumlah daerah seperti Aceh dan Yogyakarta harus menjadi momentum bagi DPRD Jawa Timur untuk mengambil peran lebih besar.
“Kalau hanya imbauan, tentu dampaknya terbatas. Kita ingin ada langkah nyata agar Jawa Timur benar-benar hadir dalam melindungi anak,” tegasnya.












