Sementara pegawai yang berasal dari kawasan Surabaya Raya, bisa menggunakan transportasi umum. Apalagi, di wilayah aglomerasi Surabaya telah tercover Bus TransJatim. Sehingga, imbauan efisiensi energi maupun nanti edaran yang akan dilakukan tidak akan mengagetkan para pegawai di lingkungan DPRD Jatim.
Sejauh ini, DPRD Jatim juga berupaya melakukan berbagai penghematan. Misalnya, mematikan listrik dan air utamanya saat malam hari diluar jam kerja termasuk juga saat hari Rabu yang merupakan hari WFH ASN di lingkungan Pemprov Jawa Timur. Menurut Ali, upaya ini diyakini bisa banyak menghemat anggaran.
Kalkulasinya, bisa menekan anggaran operasional hingga dari 15 hingga 20 persen. “Ini hitungan kalkulatif kami. Tapi kalau riilnya nanti kita lihat setelah satu bulan, bisa berapa rupiah yang bisa dihemat dari tagihan listrik dan air di DPRD Jatim,” terang Ali Kuncoro.
Dorong Penggunaan Transportasi Umum
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Budiono mendorong betul agar ASN di lingkungan dewan bisa menggunakan transportasi umum saat berangkat ke kantor. Politisi Gerindra ini sudah membuktikan sendiri bagaimana penghematan biaya jika menggunakan transportasi umum.












