Cakrawala BirokrasiCakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Atasi Banjir Lintas Wilayah, Wali Kota Eri Cahyadi Instruksikan Pengalihan Aliran Air di Kawasan Ketintang

×

Atasi Banjir Lintas Wilayah, Wali Kota Eri Cahyadi Instruksikan Pengalihan Aliran Air di Kawasan Ketintang

Sebarkan artikel ini
wali kota eri sidak ketintang atasi banjir dengan pengalihan aliran air
wali kota eri sidak ketintang atasi banjir dengan pengalihan aliran air

Penataan aliran air ini, juga mencakup pelebaran saluran tengah di kawasan Prapen dan optimalisasi koneksi antar-saluran. Wali Kota Eri menekankan pentingnya pembangunan sistem berbasis aplikasi digital supaya siapa pun pejabatnya nanti, bisa tetap melakukan pemantauan skema aliran air.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini menargetkan, pengalihan aliran air untuk mengatasi banjir dapat rampung pada bulan Oktober 2026. “InsyaAllah Oktober selesai semua. Saya sudah sampaikan kepada Kadis dan Kabid DSDABM, kalau Oktober belum selesai dan ternyata masih banjir, akan ada evaluasi serius. Saya ingin sistem ini jalan, bukan sekadar membangun fisik tanpa perhitungan teknis yang matang,” ujar Wali Kota Eri.

Agar pengawasan dapat dilakukan bersama, Wali Kota Eri meminta pihak DSDABM untuk membuat peta digital catchment area atau wilayah tangkapan air yang bisa diakses warga. Hal ini dilakukan agar masyarakat memahami ke mana arah air di lingkungannya dibuang dan dapat ikut serta melakukan pengawasan.”Kita ubah pemikirannya. Tidak bisa hanya sekadar keruk-keruk saja tanpa hitungan. Sekarang semuanya harus terkoneksi dan terukur efektifitasnya,” tandasnya.

Dalam tinjauannya kali ini, Wali Kota Eri juga  mengumpulkan Camat dan Lurah dari tiga wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Gayungan, Jambangan, dan Wonocolo agar penanganan dan pengawasan pengerjaan rekayasa aliran air dapat dilakukan secara terpadu.

“Hari ini saya juga mengumpulkan semua camat dan lurah dari tiga wilayah sekaligus, supaya mereka tahu dan ikut melakukan pengawasan dalam pengerjaannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Drainase DSDABM Kota Surabaya, Adi Gunita menjelaskan, secara teknis akan dilakukan skema pengalihan kompas aliran air untuk memecah beban hulu yang selama ini menumpuk di sisi timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *