“Selama ini yang diberikan cukup bagus juga terhadap seni tradisi, khususnya ludruk ini juga diperhatikan. Walaupun belum 100 persen, tapi cukup kami rasakan ketika kita membuat event-event atau melestarikan ludruk ke masyarakat,” ujar Robert, Senin (20/4/2026).
Selain dukungan program, akses fasilitas kesenian juga dinilai semakin terbuka. Pelaku seni dapat memanfaatkan Gedung Nasional Indonesia (GNI) maupun Balai Pemuda untuk kegiatan latihan maupun pertunjukan, selama mengikuti prosedur yang berlaku.












