Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah keterbatasan anggaran.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana memastikan sektor pendidikan dan kesehatan tetap berjalan optimal.
“Kita membangun bukan hanya dengan beton dan aspal, tetapi juga dengan peran guru dan tenaga kesehatan. Ini yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.
Menutup sambutannya, Emil mengajak seluruh kader dan legislator PKS untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Jawa Timur.
“Dengan kebersamaan, kita optimistis setiap tantangan bisa kita hadapi. PKS adalah bagian penting dari upaya membangun Jawa Timur yang lebih baik,” pungkasnya. (caa)












