Lebih lanjut, Emil menilai tema Bimtekda yang mengangkat sinkronisasi Asta Cita dengan pembangunan Jawa Timur sebagai langkah strategis. Menurutnya, kolaborasi lintas level pemerintahan dan politik menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Ia menjelaskan, saat ini Jawa Timur tengah menghadapi dinamika fiskal yang cukup besar, termasuk penyesuaian kebijakan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah yang berdampak pada struktur anggaran.
“Dalam situasi ini, sinergi menjadi sangat penting. Kita perlu memastikan bahwa program-program pusat dapat terhubung dengan kebutuhan daerah, dan di sinilah peran strategis anggota legislatif, termasuk dari PKS,” jelasnya.
Emil juga mengapresiasi sikap PKS yang dinilainya konsisten dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk dalam upaya menjaga agar beban pajak tidak semakin meningkat.
“Saya mencatat betul bahwa PKS memiliki perhatian besar terhadap kepentingan masyarakat, termasuk dalam isu-isu fiskal. Ini sejalan dengan langkah pemerintah provinsi yang berupaya menjaga keseimbangan tanpa membebani rakyat,” tegasnya.












