SURABAYA, cakrawalanews.co | Pemerintah Kota Surabaya mengembangkan proyek Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) dengan pendekatan kolaboratif yang melibatkan investor serta integrasi kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) sebagai bagian dari strategi pengembangan hunian perkotaan.
Pada tahun 2026, proyek ini masih berada pada tahap awal dengan fokus pada penyiapan lahan, pematangan desain, serta penjajakan skema pembiayaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan finansial siap sebelum pembangunan fisik dimulai.
Pengembangan rusunami tidak hanya difokuskan pada penyediaan hunian, tetapi juga diarahkan untuk terintegrasi dengan sistem transportasi publik. Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat serta mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi di kawasan perkotaan.
Dalam konteks tersebut, dukungan datang dari sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT Kereta Api Indonesia yang memiliki rencana pembangunan kawasan berbasis TOD di sekitar Stasiun Gubeng. Kawasan ini dinilai memiliki nilai strategis karena berada di simpul transportasi utama yang menghubungkan berbagai wilayah di Surabaya dan sekitarnya.













