Cakrawala DaerahCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Surabaya Industrial Festival 2026 Perluas Akses Kerja dan Pasar Ekspor

×

Surabaya Industrial Festival 2026 Perluas Akses Kerja dan Pasar Ekspor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Surabaya Industrial & Labour Festival
Ilustrasi Surabaya Industrial & Labour Festival

SURABAYA, Cakrawalanews.co – Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, mengintegrasikan bursa kerja (job fair) dengan pertemuan bisnis (business matching) lewat Surabaya Industrial and Labour Festival 2026 pada hari Selasa, 7 April 2026 di Balai Kota Surabaya dan Grand City Convention Hall.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Lilik Arijanto di Surabaya, menyatakan kegiatan ini memiliki makna strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kota karena para pencari kerja dapat bertemu langsung dengan pelaku industri, sementara pelaku UMKM lokal mendapatkan akses ke pasar global.

“Kegiatan ini murni hasil kerja sama dengan para pelaku usaha di Surabaya tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ini adalah komitmen kita bersama untuk menyiapkan lapangan kerja di tengah tantangan ekonomi dunia yang sedang dinamis,” ujar Lilik Arijanto.

Lilik Arijanto mengatakan dalam sesi Business Matching, Pemkot Surabaya mendatangkan buyer dari enam negara, yaitu Pakistan, Brunei Darussalam, Amerika Serikat, Singapura, Hong Kong dan Oman dengan produk yang ditawarkan meliputi sektor makanan, minuman, komoditas furnitur, hingga fesyen seperti batik.

“Kita ingin produk lokal Surabaya tidak hanya jago di tingkat nasional, tapi naik kelas ke skala global. Infrastruktur pendukung seperti transportasi dan arus logistik terus kita kembangkan untuk mendukung efisiensi ekspor,” tuturnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya Hebi Djuniantoro mengatakan festival ini diikuti oleh sekitar 35 perusahaan besar dan kecil yang menyediakan sedikitnya 1.200 lowongan kerja.

Antusias masyarakat sangat tinggi, terlihat dari jumlah pelamar yang tercatat di aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSIK) yang sudah menembus angka 2.000 pendaftar.

“Ini adalah langkah konkret untuk menurunkan angka pengangguran. Selain Job Fair, kami juga mengadakan coaching clinic ekspor yang diikuti 80 pelaku usaha, di mana 36 di antaranya telah terkurasi dan siap melakukan business matching hari ini,” tuturnya.

Hebi Djuniantoro menambahkan, puncak acara akan dilaksanakan esok hari di Grand City Convention Hall, yang rencananya dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama perwakilan dari Kementerian Perdagangan.

“Besok akan dilakukan pelepasan ekspor produk UMKM Surabaya ke luar negeri secara simbolis. Kami bersama Export Center Jawa Timur mematok target transaksi mencapai 100 juta dolar Amerika. Ini adalah awal dari penguatan klaster industri di Surabaya,” tegasnya.(wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *