Cakrawala DaerahCakrawala News

Pemkab Lamongan Optimalkan 15 Unit Pompa Air untuk Percepat Penanganan Banjir Bengawan Jero

×

Pemkab Lamongan Optimalkan 15 Unit Pompa Air untuk Percepat Penanganan Banjir Bengawan Jero

Sebarkan artikel ini
Pemkab Lamongan Optimalkan 15 Unit Pompa Air untuk
Pemkab Lamongan Optimalkan 15 Unit Pompa Air untuk

Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengoperasikan 15 unit pompa air sebagai upaya strategis untuk mempercepat penanganan banjir Bengawan Jero yang hingga kini masih menggenangi sejumlah desa di wilayah tersebut. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan bahwa langkah optimalisasi pompa ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BDPA) Jawa Timur.

Dalam keterangannya pada Rabu, Yuhronur menjelaskan kondisi teknis di lapangan di mana perbedaan ketinggian antara Kuro luar dan dalam masih terpaut sekitar satu meter. Kondisi tersebut membuat pihak pemerintah memutuskan untuk menutup pintu Kuro luar dan memaksimalkan pengeluaran air menggunakan pompa. “Perbedaan ketinggian antara Kuro luar dan dalam masih sekitar satu meter, sehingga pintu Kuro luar kami tutup dan pengeluaran air kami maksimalkan dengan pompa. Kami berharap cuaca mendukung agar debit segera turun,” katanya di Lamongan.

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDABK) Lamongan, total 15 pompa yang diaktifkan mencakup berbagai jenis kapasitas, mulai dari dua pompa sibel berkapasitas 2.000 liter per detik hingga tambahan enam mobile pump berkapasitas 250 liter per detik. Seluruh perangkat ini dioperasikan sekitar 14 jam setiap harinya, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB. Hingga saat ini, total volume air yang berhasil dibuang ke luar wilayah genangan telah mencapai 388.800 meter kubik. Yuhronur menegaskan bahwa upaya ini akan terus ditingkatkan seiring dengan harapan agar kondisi cuaca tetap kondusif. “Kami berharap dengan adanya tambahan pompa akan lebih banyak lagi air yang bisa dikeluarkan. Kami terus berupaya mempercepat pembuangan air dan semoga cuaca mendukung,” jelasnya.

Selain mengandalkan mesin pompa, Pemerintah Kabupaten Lamongan juga melakukan langkah antisipasi lain dengan membuka Waduk Gondang di Kecamatan Sugio secara bertahap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban air dan mengalirkannya ke waduk-waduk kecil di sekitarnya guna meminimalkan dampak genangan lebih lanjut. Di sisi lain, bantuan kemanusiaan berupa sembako kepada warga terdampak banjir menjelang awal bulan Ramadhan juga terus disalurkan, terutama di wilayah Desa Sidomulyo, Desa Soko, dan Desa Blawi.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *